sekarang gue punya sedikit waktu untuk cerita disini..
sudah siapkah membaca sekelumit kisah hidup gue selama beberapa hari, beberapa minggu, dan beberapa bulan terakhir?
oke let's see..
berawal dari sebuah kegiatan ospek prodi di kampus gue.
gue dan temen" gue jadi panitia. sebut aja kegiatan itu dengan nama PRA PPSM (kepanjangannya cari sendiri yaa hehe)
acara dimulai pada tanggal 22 September 2011 sampai 26 September 2011
tanggal 22 itu acara hanya pengumpulan maba di auditorium kampus gue, pembagian kelompok dan pengarahan lagu mars kampus. kesan pertama gue liat anak anak maba itu, adalah speechless. speechless karena gue cukup heran, kok nih maba keliatan gimanaaa gitu.
latian nyanyi mulai dari do re mi, sampe belajar nada, dll yg mesti di ulang beeeeerkali kali, karna mereka salah mulu. acara sore itu berlangsung sampe sore. sebelum pulang, pastinya, mereka dapet catatan inventaris dulu. inventaris yang di maksud disini, adalah catatan barang yang harus mereka bawa keesokan harinyaa.
keesokan hari nyaaa *cieeeilaaah :D
mereka dateng lagi ke ruang audit, dengan pakaian dan perlengkapan yang telah di tentukan.
mereka di bariskan sesuai dengan kelompok.
gue mulai memperhatikan mereka semua, satu persatu, daaan... kemudian mata gue tertuju pada seseorang yg berada di kelompok 6 (total kelompok ada 8)
gatau apa sebabnya gue sempet tertegun ngeliat seseorang ini.
aneh kan? haha.
well gue pikir itu cuma hal biasa yg asal lewat, jd ga mesti gue pusingin.
tapi pemikiran gue itu berubah ketika keesokan nya gue seperti tu lagi.
yaaa.. dia mengalihkan fokus gue, dia buat gue ga bisa berhenti memperhatikannya *ihiiy :D
oke, nama nyaa d i k a .
dia adalah maba di kelompok 6, yang kemudian gue pindahin ke kelompok 8 karena ada satu atau alasan lainnya.
selama ospek itu dia termasuk maba yang (menurut gue) ga nyeleneh.
di suruh bawa apa nurut. disuruh ini itu manut.
yaa namanyaa maba mah terima nasib aja mau di apain sama kaka"nya saat ospek. ya ga?
toh kaka"nya juga ga bakal kejam banget sama mereka :D
gue sih hanya bisa mengagumi dari belakang aja.
diem ajaa gitu haha.
sampai hari jum'at, dimana hari itu gue ngerasa identitas gue sebagai secret admirer terungkap ahaha.
yaa hari jum'at itu ada tugas untuk membawa surat cinta buat kaka" panitia nyaa, and you know? surat cinta dika buat siapa? buat gue meen! ahaha
jelas gue kaget, kenapa? karena gue suka sama org yg kemudian org itu ngirim surat cinta ke gue "what the" ga tuh haha.
yaa gue tau sih, yg namanya surat cinta buat tugas mah mana mungkin serius, ya ga?
gue sih santai aja, ga ngaruh tuh surat cinta buat *gaya beeet* :D
yg ngaruh tuh saat temen gue si F A D U L nyuruh dika buat nyatain cinta di depan semua maba. mampus ga tuh gue?!
sumpah saat dika nyatain cinta gitu, gue salting seeee saltingnyaa..
gimana ga, muka gue langsung merah kaya kepiting rebus -______- haha parah kan.
emang nih si Fadul sialan! grr
sejak acara nyatain cinta itu lah, gue mulai di cengin sama semua, sama maba, dan sama temen" panita, ooh gosh!
yaaa dari situlah semua berawal..
hehe
saya di vonis kanker otak oleh seorang dokter di rumah sakit, di jakarta.
saat mendengar apa yg dokter bilang, saat itu juga saya merasa dunia saya hancur.
dunia saya saat ini yg pengen saya lewatin bersama dengan temen temen saya, bersama dengan keluarga, hanya tinggal impian.
saya gg bisa bayangin kalau saya harus minum obat setiap harinya, lalu saya juga harus menjalani terapi yg mau gg mau harus saya lakukan..
seharian saya habiskan waktu saya di kamar.
menyesali kenapa semua ini bisa terjadi sama saya.
hah!
bagaimana hari hari saya selanjutnya dengan menyandang sakit ini?
apa bisa saya lewati seperti biasa?
apa bisa saya tertawa selepas dan tanpa beban seperti dulu? sedangkan saya tau kalo penyakit ini bisa ngerampas saya dari dunia ini kapan aja !
***
beberapa hari sejak hari vonis itu keluar, saya sempat menutup diri.
yg saya lakukan hanya berdiam diri di kamar, dan terus merenung.
aku ingin hidup sempurna seperti anak-anak lainnya
aku ingin melewati hari hariku dengan keceriaan
aku ingin melihat matahari terbit
aku juga ingin melihat matahari terbenam
aku ingin melihat bintang di setiap malam yg indah
aku ingin menikmati udara yg tersedia di alam setiap harinya
Tuhan..
aku ingin di setiap aku menyisir rambut tidak ada satu helai pun rambut yg lepas
aku ingin bebas dari belenggu obat
aku ingin waktu yg lebih lama dari-Mu...
entah apa yg harus saya lakukan.
saya mencoba menata kembali hari hari saya yg telah terbengkalai.
saya mencoba menerima kenyataan, bahwa ya memang ini yg harus terjadi.
saya ingin di waktu yg masi ada, saya bisa memberikan yg terbaik untuk orang orang di sekitar saya.
banyak keinginan yg ingin saya realisasikan. keinginan yg tidak hanya jadi impian semata.
saya berfikir, manusia boleh memvonis itu, tapi Tuhan yg lebih tahu, dan Tuhan yg memutuskan.
saat itu juga, saya mencoba menghapus rasa takut saya.
rasa takut yg mendera diri saya dengan saya mulai membuka diri dan beraktivitas seperti biasanyaa.
mama yg melihat saya beranjak dari kamar, beliau tersenyum.
beliau sangat menanti saya kembali menjadi sosok wanita yg tegar. sosok wanita yg kuat.
saya membalas senyumannya, kemudian saya membatin 'sampai kapan saya masih bisa melihat senyum mama :')'
mama bilang seperti ini dg saya, "kamu anak mama bukan?" "iya", jawabku
kalo iyaa, berarti kamu harus kuat.
anak mama ga ada yg lemah.
anak mama ga ada yg cengeng.
anak mama ga ada yg suka mengeluh.
anak mama ga ada yg mudah putus asa.
mama akan selalu ada untuk kamu, sayang, jangan takut.
kemudian mama memeluk saya, dan pertahanan saya pun runtuh.
saya menangis di pelukkan nyaa..
yaa cuma beliau yg mampu menguatkan saya,
walaupun saya tau pasti hatinya pun sedang hancur saat ini.
beliau berusaha menutupi kepedihan nya, dalam setiap sentuhan kekuatan nyaa.
Tuhan..
tak terbayangkan rasanyaa jika saya harus berpisah dengannyaa..
ijinkan saya untuk tetap disini lebih lama..
***
di kampus, saya berusaha menjalani hidup saya seperti biasa.
belajar, bergaul, dan lain nyaa.
sampai akhirnya,
saya melakukan sebuah kesalahan., yaitu saya jatuh hati dengan seseorang..
yg seharusnya itu tidak boleh terjadi, mengingat semua itu akan sia sia.
setiap harinyaa saya mencoba menepis perasaan itu.
saya gg boleh jatuh hati kepadanya.
saya gg boleh berharap, karena harapan itu gg akan pernah bisa terjadi. kalopun harapan itu terjadi, saya justru akan menyakiti dia atau mungkin orang lain. dan saya tidak mau itu terjadi !
saya lebih memilih memendam apa yg saya rasakan. tak perlu orang lain tau karena saya cukup kuat untuk ini.
saya hanya bisa memperhatikan nya dari jauh.
saya hanya bisa melihat senyumnya dari kemelut hati saya.
hahaha ! mungkin saya pengecut. gg perduli kata orang. saya hanya sedang berusaha membohongi diri saya.
kebohongan demi kebaikan.
kau berikan untukku
satu alasan untukku tetap di sini
senyumanmu memburu hatiku
menyadarkan jiwaku ku tak sendiri
menemani batinku yang kadang sepi
kau keindahan yang nyata untukku
kau bisikkan untukku
seuntai kata terangkai begitu merdu
menyejukkan jasadku yang hangat
saat peluh membasahi raga ini
saat hati tak tahu kemana lagi
kau keindahan yang nyata
hingga waktu kan menutup mataku
karena kau buktikan untukku
satu kisah tentang kita
yang teramat indah ‘tuk terlupa
sempurna bukan milik kita
namun kau selalu ada untukku
lengkapi hidupku dengan indah
hakikat ‘tuk mencinta
tak pernah luput dari kenyataan
bahwa kita tak selalu tertawa
bersama, berdua, tanpa air mata
yang menghiasi hidupmu dan hidupku
bukankah cinta datang karna kita berdua
jalani hari lengkapi hati
dengan senyum dan tangis bersama
Trying hard to let go
Wish I could say goodbye
To a love I tried hard to deny
No I can't run from the past
I'm holding on to a dream that won't last
Truly forever my love is just for you
But now you belong to someone new
Dreaming that someday, I'd share my life with you
I'm hoping, you feel the same way too
If only I cud turn back time
To the place where I first saw your sweet smile
Cause there in your eyes, I saw something true
And I just can't erase, these memories of you
Truly forever my love is just for you
This heart was never meant to someone new
Dreaming that someday, I'd share my life with you
I'm hoping, you feel the same way too
And all my life (all my life)
Is just for you...
Do you feel it too? (Do you feel it too?)
Truly Forever... (Truly Forever)
My Baby Forever Only for you... (Only for you)
And now it's too late (But now it's too late)
Time did not wait (Time did not wait)
Maybe, it's better left unsaid
I wish that you
Somehow knew
That deep inside
I feel the same way too...
jangan berakhir aku tak ingin berakhir
satu jam saja, ku ingin diam berdua
mengenang yang pernah ada
jangan berakhir karna esok takkan lagi
satu jam saja hingga ku rasa bahagia
mengakhiri segalanya
tapi kini tak mungkin lagi
katamu semua sudah tak berarti
satu jam saja itu pun tak mungkin
(tak mungkin lagi) tak mungkin lagi
jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
satu jam saja izinkan aku merasa
rasa itu pernah ada
jangan berakhir karna esok takkan lagi
satu jam saja hingga ku rasa bahagia
mengakhiri segalanya
tapi kini tak mungkin lagi
katamu semua sudah tak berarti (tak berarti)
satu jam saja itu pun tak mungkin (tak mungkin)
tak mungkin lagi wooo
jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
satu jam saja izinkan aku merasa
rasa itu pernah ada
(izinkan aku merasa) rasa itu pernah ada
namun hatiku tetap untukmu
berjuta pilihan di sisiku
takkan bisa menggantikanmu
walau badai menerpa
cintaku takkan ku lepas
berikan kesempatan untuk membuktikan
ku mampu jadi yg terbaik
dan masih jadi yang terbaik
meski harus penantian panjang
ku akan tetap setia menunggumu
ku tau kau hanya untukku
biarlah waktuku habis oleh penantian ini
hingga kau percaya betapa besar cintaku padamu
ku tetap menanti
walau badai menerpa
cintaku takkan ku lepas
berikan kesempatan untuk membuktikan
ku mampu jadi yg terbaik
dan masih jadi yang terbaik
saat lonceng pagi datang
getarkan relung hati kecilku
akankah terasa lagi
senja yang hadir
seperti dulu
berlari mengejar angin
di tepi riuh deburnya air
menanti perahu layar
pulang menepi
menjala cinta
takkan kudengar suaramu
nyanyikan keajaiban kecilmu
takkan kau dendangkan lagi
senandung syair hidupmu
bayang dirimu menghilang
seiring kepak camar menjelang
tiada yang lebih manis
semanis engkau ada di sini
cinta bagai seberkas cahaya dilangit
dan sinarnya kadang muncul digelapnya malam
seakan malu tuk isyaratkan sesuatu
namun ku setia menunggu demi kasihku padamu
raihlah wangi dunia
berdua disisiku selamanya
jelang hari indah
kan wujudkan segala yang terpendam
tiada satupun bisa
memisahkan kisah kasih kita
karena kita berdua
telah berjanji sehidup semati
selalu seutuhnya
hidup adalah anugrah yang tak terhingga
dan kita tercipta mungkin tuk selalu bersama
jangan kau ragu tuk menyambutku menuju gerbang hatimu
kan kubentangkan sayap-sayapku terbang bersama dirimu
raihlah wangi dunia
berdua disisiku selamanya
jelang hari indah
kan wujudkan segala yang terpendam
tiada satupun bisa
memisahkan kisah kasih kita
karena kita berdua
telah berjanji sehidup semati
selalu seutuhnya

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact