Trying hard to let go
Wish I could say goodbye
To a love I tried hard to deny
No I can't run from the past
I'm holding on to a dream that won't last
Truly forever my love is just for you
But now you belong to someone new
Dreaming that someday, I'd share my life with you
I'm hoping, you feel the same way too
If only I cud turn back time
To the place where I first saw your sweet smile
Cause there in your eyes, I saw something true
And I just can't erase, these memories of you
Truly forever my love is just for you
This heart was never meant to someone new
Dreaming that someday, I'd share my life with you
I'm hoping, you feel the same way too
And all my life (all my life)
Is just for you...
Do you feel it too? (Do you feel it too?)
Truly Forever... (Truly Forever)
My Baby Forever Only for you... (Only for you)
And now it's too late (But now it's too late)
Time did not wait (Time did not wait)
Maybe, it's better left unsaid
I wish that you
Somehow knew
That deep inside
I feel the same way too...
jangan berakhir aku tak ingin berakhir
satu jam saja, ku ingin diam berdua
mengenang yang pernah ada
jangan berakhir karna esok takkan lagi
satu jam saja hingga ku rasa bahagia
mengakhiri segalanya
tapi kini tak mungkin lagi
katamu semua sudah tak berarti
satu jam saja itu pun tak mungkin
(tak mungkin lagi) tak mungkin lagi
jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
satu jam saja izinkan aku merasa
rasa itu pernah ada
jangan berakhir karna esok takkan lagi
satu jam saja hingga ku rasa bahagia
mengakhiri segalanya
tapi kini tak mungkin lagi
katamu semua sudah tak berarti (tak berarti)
satu jam saja itu pun tak mungkin (tak mungkin)
tak mungkin lagi wooo
jangan berakhir ku ingin sebentar lagi
satu jam saja izinkan aku merasa
rasa itu pernah ada
(izinkan aku merasa) rasa itu pernah ada
i know its so hard to feel this life
sometime when my brain
thinking what I must to be
better like what I will found this worlds
before my glory run away from me
hear you tiny voice yes in your heart
and let them coming on
please say hello
and make this life not so hard
jump to the next step
give me shout!!
Yes im ready to be a better man
Come to see
And I can say
I will change
This my part
Its easy
Better than hope
One night I stand I remind of you
Our hope and dream tears in my eyes
When you gone so fast
When I realized you know I can’t be perfect
I fall form you
You make me like I can’t stand with you
You make me like I can’t life with you
I can’t hold your hand
So please don’t let me down
I try to be a stronger
When I know everything over
Every time I feel everyday I think
I never see you ones again
I know I can’t be a stronger
Even I try to forget you
Oh no I missing you
I need is you so please don’t make me feel like
I keep you in my heart
I miss you smile I miss you face
I need you here I need you hope
In every night in everyday
Like you want me to be
I miss you voice I miss you laugh
I need you here I need you hope
In every night in everyday
Its you
You know everything its you
istirahat itu sangat penting
dan istirahat bukan berarti menjadi patung
sementara waktu ini saya harus menutup pintu
berada di kejauhan dari ruang ungu
meski mereka sedang asik pulang dan saling mengenal disana
aku tetap harus belajar, menutup mata, melihat lebih dalam
alam yang aku ciptakan sendiri dalam hati
di tengah suara bising yang keluar dari pintu itu
di tengah alam yang hening
aku menghitung suara jantung
aku mendengar lebih dalam
bait-bait kata dari detak jantung
bait-bait luka bumi
bait-bait pesan alam
dan doa dari air yang menangis
aku harus disini untuku dan bumiku sayang
aku harus disini menjaga pintu itu
sebelum matahari datang dan menagih janji
sebelum para penjaga bintang terbangun
aku harus di sini menutup pintu dan menjaga mereka
masuk kedalam hatiku sendiri, mencintai dan menyayangi
lebih dalam, lebih dalam, lebih dalam
mencoba mendengar
mencoba mengerti
lebih dalam...
Menunggu... Pernah ga temen-temen mendengar kata2 itu?? Gw yakin bahkan temen2 juga bukan hanya sering dengar...tp juga sering mengalaminya..
Menunggu...adalah satu kata yang kadang2 tidak disukai oleh banyak orang.. Menunggu adalah suatu kegiatan yang paling dihindari banyak orang..apalg di jaman yang serba cepat dan instan ini..Semuanya ingin serba cepat dan langsung... Sering kali menunggu menjadi sesuatu yang negatif...
Kali gw akan share sesuatu tentang menunggu..
Suatu pengertian baru yang hari-hari ini gw terima tentang menunggu..khususnya mereka yang sedang menunggu pasangan hidup mereka..Bagi sebagian org, bahkan bagi sebagain besar orang..termasuk gw..menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, tidak menyenangkan,menggelisahkan, menjengkelkan dan menyebalkan..
Seolah-olah menunggu adalah pekerjaan yang paling dihindari..
Apa sich yang temen-temen bayangkan ketika mendengar kata menunggu? Ketika kita mendengar kata menunggu..seringkali identik dengan menghabiskan waktu dengan sia-sia dan juga sesuatu yang pasif.. yang kita bayangkan adalah hanya duduk diam, tidak melakukan apapun..sesuatu yang pasif.. Tp tahukah temen-temen, menunggu, kalau temen-temen cek di dalam kamus bahasa Indonesia..adalah kata kerja..dan itu adalah kata kerja aktif dan bukan pasif..
Seringkali kita tidak sabaran dalam menunggu..khususnya ketika ini berhubungan dengan pasangan hidup... Ada byk anak-anak muda yang sibuk..siang dan malam..gelisah dalam menunggu pasangan hidupnya..ada byk bahkan yang mulai sibuk mencari-cari, siang malam, bahkan tahun-tahun masa mudanya di habiskan hanya dengan mencari-cari pasangannya..tebar pesona sana, tebar pesona sini.. Kita mulai tidak sabaran dan ingin segera bertemu dengannya...Kita tidak suka menunggu..
Menunggu bukanlah tindakan pasif, diam dan tidak melakukan apapun..tp menunggu adalah tindakan aktif yang produktif...Jika kita menunggu, menunggu lah dengan semangat..
Suatu kali, ketika gw masih kecil..saat gw menunggu nyokap menyiapkan makanan, gw berdiri deket dengan kompor, dan menunggu sampai nyokap menyelesaikan masakannya..dengan penuh harap dan waktu serasa lama..namun apa yg terjd? Nyokap gw berkata.. "Bersemangatlah ketika menunggu..!!"
Ituartinya, ketika engkau menunggu, lakukan sesuatu, seperti mencuc ipiring, menjemur pakaian, mengerjakan PR dll. Jadilah produktif selama masa menunggu itu.. Nyokap gw adalah org yang sangat toleran ketika melihat seseorg menyia2kan waktunya..dan gw yakin Tuhan juga begitu..
Ia telah mempercayakan banyak karunia dan talenta dalam hidup kita, dan Ia mengharapkan kita menggunakan semuanya itu dengan bijaksana..Akankah kita mengembalikan investasiNya yg ada di dalam diri kita? Walaupun kita tidak mengetahui langkah berikutnya, kita memiliki pekerjaan untuk dilakukan..
Gw jdi teringat dengan sebuah kisah...
Alkisah ada seorang anak kecil yang diberi sebuntal benang oleh seorang peri yang baik hati. Benang itu dinamakan benang kehidupan..
Jika dia menarik benang, maka waktu akan berjalan cepat sesuai keinginannya.Waktu yang sudah ditarik, tentu tidak akan pernah kembali.
Singkat cerita, anak ini jatuh cinta dengan seorang temannya, dia ingin segera menikah. Begitu besarnya keinginannya, maka ia menarik gulungan benang tersebut, dalam sekejap dia telah dewasa dan telah menikah dengan gadis idamannya itu. Tak lama, dia ditugaskan pemerintah untuk pergi berperang. Tak tahan dengan penderitaan dan rasa sepi berpisah dengan keluarga, kembali dia menarik benang.
Waktu berputar dengan cepat, kini dia berkumpul lagi dengan keluarganya.. demikian lah.. tiapkali dia memiliki keinginan atau menghadapi kesulitan, maka sang anak akan menarik benang itu. Sehingga tanpa sadar, kini dia sudah renta.Lalu dia menyesal, mengapa waktu menjadi sedemikian cepatnya berlalu.
Dia menyadari kekosongan hidupnya. Dengan membiarkan ketidaksabaran dan rasa tidak puas mengendalikan hidupnya. Dia telah merampok dirinya dari saat-saat berharga dan kenangan-kenangan di dalam hidupnya.
Terlalu sering kita menginginkan apa yang kita inginkan saat ini juga.. Hanya dengan kesabaran dan belajar menunggu, menerima hal yang buruk bersama hal yang baiklah yang akan membawa kita mencapai hal-hal yang sungguh berharga..
Hal yang sama dengan hubungan percintaan, yang seringkali digerakkan oleh ketidaksabaran. Kita menginginkan seorang pendamping bagi kita sekarang juga. Sementara kita tidak mempunya ibenang ajaib untuk mempercepat kehidupan kita, kita mengembangkan sikap-sikap salah yang meiliki efek yang mirip dengan efek benang emas tersebut.
Tuhan ingin kita menghargai karunia-karunia di masa sekarang dalan kehidupan kita. Ia ingin kita belajar percaya dalam waktuNya dalam segala hal, termasuk masalah percintaan. Tuhan memiliki pengalaman indah yg ingin Dia berikan kepada kita, tetapi Ia juga menetapkan pengalaman-pengalaman tersebut pada masa-masa tertentu dalam hidup kita. Seringkali kita melakukan kesalahan dengan mencabu tsesuatu yang baik bukan pada waktu yang tepat, hanya sekedar krn kita menginginkannya.
Kita memang masih memiliki banyak pertanyaan, ttg hubungan percintaan kita.. Kita mgkn tidak tau siapa yang akan menjd pasangan hidup kita. Tetapi kita tidak seharusnya membiarkan apa yang tidak kita ketahui menghalangi kita dalam bertindak atas apa yang kita ketahui.
Apa yang kita ketahui? Ada suatu panggilan khusus dalam hidup mu, yang lbh besar dari sekedar hanya utk mencari pasangan hidup.
Ada banyak karunia dan talenta yang terkubur dalam dirimu yang siap untuk digali dan ditemukan. Inilah fase menunggu mu yang produktif...selagi engaku menunggu seseorg tersebut..kerjakan apa yang engkau bisa kerjakan.. sementara engkau menunggu, jdkan hidup mu lebih berarti untuk orang-orang sekitarmu... Gw mau tutup dengan ini...
Pernahkah temen-temen bayangkan, ketika suatu ketika, temen-temen akan dipanggil Tuhan dan menghadapNya.
Ketika menghadapnya..di belakang temen-temen byk tumpukan kotak-kotak..ketika temen-temen dekati..kotak-kotak tersebut memiliki tulisan di atasnya.. ada tulisan"Kemampuan berenangJ arak Jauh" , "Public Speaking", "Kemampuan memotivasi org", "seorang motivator handal", "pemimpin yang besar".
Ketika temen-temen bertanya kepada Tuhan..kotak apakah itu..dan knp ada begitu banyak kotak di belakang mu.. dan Tuhan menjawab.. "Itu adalah karunia dan talenta yang kau sia-siakan dan tidak gunakan selama hidupmu, hanya krn kau sibuk mencari siapa yang akan menjadi pasanganmu"
Temen-temen,gw hanya ingin mengingatkan temen-temen agar tidak menyesal dikemudian hari , krn prioritas yang salah yang temen-temen tempatkan dalam hidupmu.. C'mon temen-temen.. Jdlah produktif selama masa penantian ini..banyak orang disekililingmu yang memerlukanmu....dan gw harap lirik lagu di bawah ini , akan menguatkan temen-temen... Bersemangatlah ketika menunggu...!!!
Artist: John Waller
Song: While I'm Waiting
I'm waiting
I'm waiting on You, Lord
And I am hopeful
I'm waiting on You, Lord
Though it is painful
But patiently, I will wait
I will move ahead, bold and confident
Takeing every step in obedience
While I'm waiting
I will serve You
While I'm waiting
I will worship
While I'm waiting
I will not faint
I'll be running the race
Even while I wait
I'm waiting
I'm waiting on You, Lord
And I am peaceful
I'm waiting on You, Lord
Though it's not easy
But faithfully, I will wait
Yes, I will wait
I will serve You while I'm waiting
I will worship while I'm waiting
I will serve You while I'm waiting
I will worship while I'm waiting
I will serve you while I'm waiting
I will worship while I'm waiting on You, Lord
(strongeagle generation)
Rani memasuki kamarnya dengan gontai, lemas, dan dengan tatapan kosong. Ia menghempaskan badannya ke tempat tidurnya dan sesuatu keluar dari matanya. Ya, itu air mata. Rani menangis , utk ketiga kalinya ia harus membiarkan hatinya hancur menjadi kepingan-kepingan. Baru enam bulan lalu Rani berhasil mengumpulkan semua kepingan-kepingan hatinya yang juga hancur akibat hubungan sebelumnya dengan seorang cwo.
Di tengah pikirannya yang kacau, Rani mencoba mengingat kejadian tiga bulan lalu, di mana dia menemukan seseorang yang dianggapnya sempurna, yang menambal dan menyusun kembali kepingan-kepingan hatinya yang hancur. Rani merasa bahwa dia aman bersama dengan dengan cwo tersebut, dia merasa bangga menemukan seseorang yang mau menerima hatinya, walaupun penuh dengan tambalan sana-sini. Tetapi semua rasa bangga, rasa cinta, rasa senang yang dia rasakan itu hilang sudah, ketika td pagi Rani memergoki cwonya sedang “menambal” hati yang lain. Pria yang dibangga-banggakannya itu, sedang bermesraaan dengan cw lain.
Rani menahan emosinya, dia tidak percaya apa yang dia lihat, dan dia bertekat akan bertanya langsung kepada cwonya tentang kejadian itu, nanti malam, ketika cwonya datang ke kostnya. Rani bukanlah orang yang bertindak tanpa pikir panjang, memang ingin rasanya dia mendatangi cwo tersebut dan menamparnya di depan orang-orang, namun dia tidak mau membuat keributan.
Malam itu, Albert, cwonya datang ke kost.. Rani bingung harus memulai dari mana. Ingin dia mengungkapkan semua yang ada dalam hatinya. Ingin rasanya dia menampar, memaki dan bahkan membunuh cwo tersebut, tp tangannya kaku, bibirnya kelu, dan suaranya pun tertahan. Ditengah keheningan itu, tiba-tiba Albert membuka suaranya.
“Kita putus aja ya.. Aku sudah tidak sayang km lagi”
Kata-kata tersebut bagaikan petir yang kembali menghancurkan hatinya, menjadi kepingan-kepingan. Menjadi potongan-potongan kecil yang bahkan lebih kecil dari sebelumnya. Dan Albert pun pergi, melangkah tanpa rasa bersalah.
Kini tinggallah Rani sendiri. Ruangan berukuran 3x3 meter itu menjadi saksi bisu, hancurnya hati Rani. Tidak sanggup rasanya bagi Rani untuk kembali memumngut dan menyatukan kembali potongan-potongan itu. Terlalu kecil, sudah sangat berantakan. Dia hanya menagis, dan menangis. Sebelum akhirnya Rani terlelap, dia mengucapkan sesuatu dalam hatinya.
“Tuhan..seandainya Kau ada di sini saat ini..”
Akhirnya Rani pun terlelap ketika terdengar lagu dari radio kamar di sebelahnya..
…..Kau tak tahu betapa rapuhnya aku
Bagai lapisan tipis air yang beku
Sentuhan lembut kan hancurkan aku…..
Pagi harinya, Rani bangun dengan tatapan kosong, seolah-olah tiada harapan lagi dalam hidupnya. Sebenarnya ia malas utk beranjak dari tempat tidurnya. Ingin rasanya dia membolos kuliah saat itu, namun krn hari itu dia ada test dan juga rapat organisasi, maka ia paksakan untuk berangkat juga.
Rani tinggal di rumah kos yang tidak jauh dari kampusnya, dan biasanya Rani ke kampus dengan berjalan kaki. Setelah mandi dan berpakaian, ia pun lgsg berangkat, tanpa menyentuh sarapannya. Nafsu makannya hilang krn kejadian semalam.
Rani melangkah seperti orang tanpa arah. Matanya masih sembab krn air matanya, mukanya tidak lagi tersenyum seperti biasanya. Rani merasa kesal, marah dan kecewa. Tiga kali hatinya di hancurkan berkeping-keping oleh makhluk yang bernama cwo. Sepanjang jalan Rani hanya melamun, tidak tau kemana kaki membawanya.. Ya, dia seperti zombie..mayat hidup, ketika tiba-tiba..
“Awas dek….!!!”
BRAK..!!
Terlambat… Sebuah mobil menabrak Rani hingga ia terpental jauh. Kaki dan tangannya penuh darah, ia merasa tangan dan kakinya tidak bisa digerakkan. Sayup-sayup ia mendengar suara..
“Ada apa ini???”
“Ayo-ayo..cepat di bawa kerumah sakit..”
“Awas-awas…mundur..cepat panggil taksi..!!!”
Dan akhirnya Rina pun kehilangan kesadarannya….
Tidak lama kemudian, Rani perlahan-lahan membuka matanya. Ia melihat langit biru yang sangat-sangat indah, Kepalanya melihat ke kirinya, ia menyadari kalau ia sedang berada di sebuah taman yang sangat indah. Burung-burung berkicauan, kupu-kupu beterbangan, angin semilir, dan banyak bunga yang indah dan berwarna-warni. Belum pernah ia melihat taman seindah ini dan merasakan kedamaian seperti yang dia rasakan sekarang. Tiba-tiba ada suara yang sangat lembut, yang mengagetkan dirinya.
“Km sudah bgn anakKu?”
Suara itu membuat dia tersadar, kalau ia sedang tertidur di pangkuan seseorang. Rani memandang si pemilik suara tsb. Wajahnya pria tersebut menunjukkan kedamaian, wajah yang menunjukkan kebijaksanaan dan kelembutan. Senyumnya membuat hati tentram. Suatu perasaan yang belum pernah dirasakan Rani ketika bertemu dengan seseorang. Rani sepertinya merasa mengenal orang ini.
“Kamu sudah bangun anakKu??”
Kembali suara itu muncul dan membuyarkan lamunan Rani, dan lgsg dia bangkit dan memeluk pria tersebut. Air matanya mengalir dengan deras, membasahi pakaian pria tersebut. Ada beberapa lama ia mendekap pria tersebut, dan hanya menangis dan menangis, tanpa mengeluarkan sepatah kata pun. Rani juga merasakan ada tangan yang sangat lembut, yang membalas pelukannya, memeluknya erat, seperti mereka sudah lama tidak berjumpa..
Setelah beberapa lama, barulah Rani mengeluarkan suara..
“Tuhan..aku sudah tidak sanggup lagi..” isaknya.
“Aku ga kuat Tuhan..Aku sudah hancur..” Kembali Rani menangis.
“Aku tahu anakKu..oleh krn itu, aku datang padamu” Pria tersebut membuka suaranya.
Setelah Rani bisa menenangkan dirinya, ia melepaskan pelukannya dan memandang wajah pria tersebut.
“Kenapa Engkau baru datang sekarang?? Kenapa engkau tidak datang pada saat aku butuhkan??”
Suara lembut itupun berkata,
“Aku datang padamu setiap hari. Aku memandangmu setiap hari. Aku ada di sampingmu setiap hari, ketika km kuliah, km hang-out dengan teman-temanmu, ketika km pacaran, bahkan ketika km clubbing dengan mereka, namun sepertinya km yang terlalu sibuk sehingga tidak menyadari kehadiranKu. Ketika Aku datang di pagi hari, ketika km masih tidur dan aku memandang wajahmu yang sangat lucu ketika tidur. Aku menunggu mu bangun, utk bisa berjumpa dengan Ku, tp ketika km bangun, km lgsg bergegas mandi, dan lgsg berangkat kuliah, bahkan malah harinya ketika akupun menunggumu, km lgsg pulang dan tertidur.”
Rani sangat malu mendengar jawab tersebut. Dia sadar apa yang dikatakan itu benar adanya. Dia terlalu sibuk dengan segala kegiatannya dan melupakan Tuhan.
“Maafkan aku Tuhan..” ucapnya lirih dan sambil menundukkan kepalanya.
“Hei..Rani..Aku sudah memaafkanmu..bahkan sebelum km meminta maaf kepadaKu”
“Tuhan..Engkau tau apa yang terjd padaku kmrn kan??” Tanya Rani
“Iya, Aku tahu..dan karena itulah Aku datang kepadamu sekarang ini..” jawab Tuhan
“Tuhan, rasanya aku ga sanggup untuk jatuh cinta lg..aku benci dengan yang namanya cwo..mereka semua sama..!! Bejat..!! Ga punya perasaan..!!” teriak Rani
“Rani..Rani..cwo itu ciptaan Aku juga lho..sama seperti km..kalau km ngata-ngatain cwo, itu sama aja km ngata-ngatain Aku sebagai penciptanya dong…?”
“Heheheh..maaf Tuhan, Cuma aku kesel aja, mereka semua mempermainkan aku..tidak ada yang bener-bener sayang padaku” jawab Rani membela diri.
“Itu karena km tidak menyerahkannya padaKu”
“Maksudnya??” tanya Rani
“Ingat ketika km pacaran pertama kali? Ketika km suka dan kenal dengan seorang cwo. Km tidak pernah datang padaKu untuk bertanya apakah itu jodohmu atau bukan, bahkan km tidak pernah mendoakan hubungan kalian.”
Rani kembali mengingat kejadian itu. Ya..dua tahun lalu, ketika ia bertemu dengan Edo, pacar pertamanya, yang dia kenal lewat temannya. Mereka berdua dicomblangin oleh teman-temannya. Itu adalah pertama kali Rani pacaran, dan merasakan ada orang yang benar-benar sayang padanya, setelah kematian kedua orang tuanya.
“Dan..” kembali suara itu melanjutkan.
“Hal itu juga terjd ketika km pacaran dengan pacar mu yang kedua dan yang ketiga. Ketika km putus dengan Edo dan km patah hati, km pun tidak datang padaKu dan memberikan kesempatan padaku untuk menambal kepingan-kepingan hatimu yang hancur dan memulihkannya. Km berusaha menambalnya sendiri, dengan clubbing, jalan-jalan dengan teman dan berharap bisa melupakannya. Begitu juga dengan pacarmu yang kedua dan ketiga. Ketika km hancur hati krn mereka, km tidak mengijinkan Aku untuk mengobati lukamu dan memulihkan kembali kepingan-kepingan hatimu..km malah berlari jauh dari Ku”
Rani hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya. Dia sadar, semuanya yang dikatakan itu benar..bahkan sangat benar. Rani merasa malu dan sangat berdosa.
“Tuhan, trs apa yang harus aku lakukan??” Tanya Rani
Pria itu kembali memeluknya dan berkata,
“Sampai kapanpun, Aku akan ada tetap bersamamu, menyayangimu,dan melindungimu. Anak-Ku, hidup itu bagaikan puzzle. Km tidak tau mana potongan-potongan yang tepat untuk hidupmu, tp Aku, Tuhan, tau.. Aku tau gambaran besar dalam puzzle hidupmu..krn Aku yang merancangnya, dan jika km datang kepadaKu dan bertanya kepadaKu, potongan mana yang sesuai untuk hidupmu, Aku akan dengan senang hati memberitahukannya padamu. Permasalahnnya sering kali km mengambil potongan puzzle tersebut dengan kehendakmu sendiri, dengan keinginanmu sendiri, tanpa bertanya padaKu. Engkau hanya perlu menyerahkan segenap hidupmu pada Ku dan aku akan memimpin langkah-langkah mu dalam menjalani hidupmu, begitu pula dengan jodohmu..”
“Jadi..” lanjutNya
“Mau kah km menyerahkan hidupmu pada Ku dan membirakan Aku menambal dan memulihkan kepingan-kepingan hatimu??”
Rani menatap wajah itu..dan dengan yakin ia berkata,
“aku mau Tuhan.."
Tiba-tiba Rani melihat cahaya putih yang sangat menyilaukan, dan ketika dia membuka matanya, dia melihat langit-langit dan menyadari kalau dia sedang berada di ruangan dengan infuse di tangannya, dan kakinya di balut perban. Namun di sisi kiri tempat tidurnya, ia melihat sosok seorang pria yang sedang duduk tertidur.
Ketika Rani ingin bangun, pria tersebut pun terbangun dan mencoba mencegah Rani utk bergerak dan berkata,
“Km jgn bergerak dulu..istirahat aja..kaki mu blm bisa di gerakkan..”
“aku..ada di mana??” tanya Rina
“Km lg dirumah sakit. Td km mengalami kecelakaan, dan aku membawa mu ke sini” ujar pria tersebut dengan senyuman.
Rani mencoba mengingat-ingat apa yang baru saja dia alami. Ya..dia ingat, td dia bertemu Tuhan..tp..apakah itu semua hanya mimpi? Tp rasanya sangat nyata. Ketika ia memikirikan semuanya itu, tiba-tiba terdengar suara yang lembut, suara yang sama dengan yang dalam mimpinya, berbisik di telinganya, yang berkata,
“Anak-Ku, Lihat pria itu..aku sedang menambal kepingan hatimu dan memberikan satu lagi potongan puzzle dalam hidupmu”
Rani pun tau itu suara Tuhan dan ia tahu apa yang dimaksudkanNya.. Rani hanya bisa tersenyum dan berkata,
“Trimakasih Tuhan.. Dulu aku terhilang, sekarang aku telah ditemukan kembali”
Dan terdengar suatu nyanyian dalam hati Rani...
Amazing grace
How sweet the sound
That saved a wretch like me
I once was lost, but now I'm found
Was blind, but now I see
'Twas grace that taught my heart to fear
And grace my fears relieved
How precious did that grace appear
The hour I first believed
My chains are gone
I've been set free
My God, my Savior has ransomed me
And like a flood His mercy reigns
Unending love, Amazing grace
The Lord has promised good to me
His word my hope secures
He will my shield and portion be
As long as life endures
The earth shall soon dissolve like snow
The sun forbear to shine
But God, Who called me here below
Will be forever mine
Will be forever mine
You are forever mine

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact